Hak dan Kewajiban WNI part.1

Masing2 WNI punya hak dan kewajiban yang sama di Indonesia. Sesuai Pancasila, kita berhak menggunakan hak kita semaksimal mungkin, tapi juga wajib menjaga agar penggunaan  hak itu tidak mengganggu hak orang lain.

Kebanyakan orang Indonesia yang saya perhatikan, mereka maunya menggunakan haknya semaksimal mungkin tapi tidak mau tahu kalau itu mengganggu hak orang lain. Padahal, ada cara agar dia bisa menggunakan haknya secara maksimal sedangkan orang lain juga tidak terganggu haknya.

Semuanya berteriak masalah HAM si A dilanggar, tapi tidak mau tahu kalau penggunaan HAM si A tsb mengganggu HAM si B. Sebagai contoh : masalah Ahmadiyah. Para pembela HAM mengecam orang2 yang melarang Ahmadiyah karena dianggap melanggar HAM Ahmadiyah untuk bebas beraktifitas & berkeyakinan. Memang, yang bertindak anarki terhadap aliran ini termasuk orang2 yang melanggar HAM. Tapi, yang tidak bertindak anarki, hanya melarang Ahmadiyah, itu termasuk pembela HAM yang sebenarnya. Kenapa? Karena sebenarnya Ahmadiyah menggunakan haknya semaksimal mungkin (misal: hak iman Nabinya Mirza Ghulam Ahmad, mengaku Islam), tapi di lain sisi Ahmadiyah melanggar hak umat Islam yang Nabinya adalah Muhammad Shollallahu ‘Alaihi wa Sallam. Pendek kata, Ahmadiyah menggunakan haknya tapi melecehkan hak umat Islam (hak keyakinan Nabi terakhir Muhammad Shollallahu ‘Alaihi wa Sallam). Solusi: Ahmadiyah silakan menggunakan haknya untuk yakin terhadap Mirza Ghulam, tapi jangan memakai nama agama Islam, pakailah agama Ahmadiyah. Kalau Ahmadiyah masih mengaku Islam, dia harus kembali ke ajaran2 inti agama Islam.

Contoh lain, bagi para pencinta musik & rokok. Mereka menggunakan haknya semaksimal mungkin (hak mendengarkan musik & merokok), tapi di lain sisi mereka melanggar hak orang lain, yaitu hak orang yang ingin ketenangan & menghirup udara bebas asap rokok.

Solusi:

1. Bagi orang yang ingin mendengarkan musik, pakailah earphone/ headset, dengarkan sendiri musik anda, jangan mengganggu ketenangan orang lain yang belum tentu selera musiknya sama dengan anda.

2. Bagi perokok, merokoklah di tempat khusus (misal: ruang tertutup khusus merokok) atau tempat sepi yang jarang dilewati orang (misal: tanah lapang, kuburan). Karena asap rokok termasuk luas penyebarannya (gampang pindah tempat), maka dampak merusaknya juga luas. Kalau tidak segera terurai ke atas (minimal setinggi orang), maka kemungkinan tercium baunya oleh orang yang tidak merokok sangat besar, sehingga orang tersebut menjadi perokok pasif yang resiko kesehatannya lebih besar daripada perokok aktif.

Mohon ma’af kalau ada kata2 yang kurang berkenan. [-o<

About these ads

2 comments so far

  1. AGUS on

    Iya ,saya maafkan

    • saya2009 on

      Sama-sama, bos. Artikelnya uda dimasukin ke blog bllom? ditunggu update-nya. :-\


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: